Sultan Sepuh: FKN XI Media Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila

Sultan Sepuh: FKN XI Media Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila
Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat

CIREBON-FSKN: Aktualisasi nilai-nilai Pancasila bisa dilakukan dengan banyak cara. Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat menilai Festival Keraton Nusantara menjadi sarana efektif untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila kepada masyarat luas di tengah ancaman terhadap ideologi bangsa tersebut.

Penegasan Sultan Sepuh XIV tersebut disampaikan saat pembukaan Festival Keraton Nusantara XI yang berlangsung di Alun-Alun Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, 16 September 2017. FKN XI berlangsung dari tanggal 15-18 September 2017. Keraton Kasepuhan Cirebon bertindak sebagai tuan rumah gelaran yang diikuti 48 Keraton anggota Forum Komunikasi dan Informasi Keraton se-Nusantara (FKIKN) dan 157 peninjau dari berbagai keraton baik dari dalam maupun luar negeri.

“FKN XI ini dalam rangka mengaktualisasikan kembali nilai-nilai Pancasila, karena itu kita berikrar bagaimana kita aktualisasikan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” kata Sultan Sepuh dalam pidato pembukaan.

Pembukaan FKN XI Cirebon berlangsung penuh warna. Dengan kehadiran Raja, Sultan, Ratu, Pangeran, dan para perajurit dari 48 keraton dan 157 peninjau membuat suasana Alun-Alun Keraton Kasepuhan penuh warna. Begitu jelas terlihat keberagaman suku bangsa di Indonesia. Keberagaman itu justru membuat suasana menjadi begitu indah, bagai taman kupu-kupu yang penuh warna memesona.

“FKN XI ini dalam rangka melestarian seni, adat, dan tradisi, serta memajukan kebudayaan nasional,” papar PRA Arief Natadiningrat.

Menurut Sultan Sepuh, keberagaman bukanlah penghalang untuk bersatu. Melalui semboyan Bhinneka Tunggal Ika, justru keberagaman akan semakin memperkuat Indonesia.

Sultan Sepuh menilai keberagaman yang terjadi di Indonesia adalah sebuah fakta seiring dengan takdir Indonesia sebagai negara maritim dengan ribuan pulau. “FKN XI Cirebon ini juga bagaimana kita mengaktualisasikan budaya maritim yang selama ini kita miliki. Budaya terbuka yang menerima suku bangsa, adat istiadat, dan menerima semua agama di Republik Indonesia ini,” cetus Sultan Sepuh.

Dalam kesempatan tersebut, Sultan Sepuh juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden dan Kabinet Kerja yang selama ini memperhatikan keraton se-Nusantara. “Dan juga Bapak Gubernur Jawa Barat Bapak Acmad Heryawan dan Bapak Walikota Cirebon yang mendukung Festival Keraton Nusantara ke XI,” tutur Sultan Sepuh.

Pembukaan FKN XI yang dilanjutkan Kirab Prajurit diikuti 48 keraton Nusantara yaitu Kesultanan Deli, Kesultanan Serdang, Kesultanan Langkat, Kesultanan Palembang Darussalam, Kesultanan Pagarruyung (Istana Silindung Bulan), Kesultanan Pekan Baru Riau (Keraton Pelalawan), Kesultanan Skalabrak, Kesultanan Siak Sri Indrapura, Keraton Kacirebonan Cirebon, Keraton Kasepuhan Cirebon, Keraton Kanoman Cirebon, Keraton Sumedang Larang, Kesultanan Yogyakarta Hadiningrat, Pura Pakualaman, Kesultanan Surakarta Hadiningrat, Pura Mangkunegaran, Kesultanan Sumenep, Puri Agung Denpasar, Puri Agung Karangasem, Puri Agung Singaraja Buleleng, Puri Agung Klungkung, Puri Agung Ubud, Kesultanan Bima, Keraton Kupang, Kesultanan Mempawah (Istana Amantubillah), Kerajaan Ismahayana Landak, Kesultanan Kutai Kartanegara, Kesultanan Gunung Tabur, Keraton Sambaliung, Kesultanan Bulungan,  Kesultanan Kuraringin, Kesultanan Buton (Istana Malige), Kesultanan Gowa (Istana Bala Lompoa), Kesultanan Luwu (Keraton Langkane), Kesultanan Wajo, Kesultanan Maros, Kesultanan Sopeng, Kerajaan Barani, Kerajaan Sooraja Bone, Kesultanan Pinrang (Saoraja La Inggi Bakaru), Kesultanan Ternate, Kesultanan Tidore (Kedaton Kie), Kesultanan Jailolo, dan Kesultanan Bacan.

Sementara juga hadir peninjau dari 147 Keraton baik anggota FKIKN maupun keraton yang bukan anggota FKIKN. Sebagian besar peninjau adalah adalah keraton anggota FSKN. Selain itu juga hadir utusan dari luar negeri seperti Kesultanan Sulu, Museum Nasional Malaysia, Singapura, Philipina, Sri Langka, Belanda, Ingris, dan Taiwan. (MM)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan